Selasa, 05 Juni 2012

Jejaring Sosial Buat Petani

   



  Fakta bahwa Indonesia merupakan salah satu pengguna Twitter terbesar di dunia.dan juga pengguna terbesar ketiga pengguna Facebook di dunia,bahkan Blackberry telah melakukan Penelitian dan Indonesia sebagai salah satu pasar yang paling menguntungkan, dan para produsen gadget bersemangat mengincar konsumen indonesian dari golongan atas...wah memprihatinkan ya, ternyata Indonesia terkenal dengan masyarakatnya yang konsumtif bukan produktifitasnya.
  Tapi lain halnya kang ade 24 tahun dari desa  kadaka jaya,,dia adalah seorang petani muda yang meneruskan usaha keluarganya secara turun temurun,dan beliau mengunakan kecanggihan teknologi untuk hal2 yang berguna atau positif terutama untuk kemajuan usahanya,,bahkan seorang wartawan BBC pernah mewawancaranya baru-baru ini.."Sebagai petani kita terus-menerus perlu teknologi baru untuk meningkatkan mata pencaharian kami," kata Ade di sela-sela istirahat dari mengangkat cabai yang di panennya.

   "Tidak ada cara bagi kita untuk mengetahui apa yang konsumen butuhkan dikota , atau ketika produk yang kami kirimkan telah tiba di toko,, Kita harus terus menelepon para pemilik toko untuk mencari tahu, dan jaringan telepon di daerah ini tidak bagus katanya.

 





                               Mathieu Le Bras adalah pendiri 8villages, jaringan sosial bagi petani.


  Kesenjangan ini antara pedesaan dan perkotaan di mana teknologi start-up 8villages melihat sebuah peluang meski dengan hanya menggunakan ponsel,dan jejaring sosial buat petani ini menjalin kerja sama dengan perusahaan ponsel raksasa yaitu Nokia



  Kang ade memanfaatkan jejaring sosial buat para petani yang bernama "8villages""8villages adalah jaringan bisnis sosial bagi petani," kata pendiri dan kepala eksekutif Mathieu Le Bras. "yang menyediakan  link ke pembeli lokal atau kepenjual lokal mereka dan petani lainnya yang menanam tanaman yang sama seperti mereka" .


"Kami memiliki lebih dari tujuh miliar pengguna di dunia," kata Mr Chirotarrab di kantor pusat Nokia di Jakarta."Sekitar setengah dari mereka memiliki ponsel di saku mereka Tapi hanya satu miliar konsumen ini menggunakan di internet.. Rencana Nokia adalah untuk menghubungkan miliaran konsumen tersebut ke internet."
Kedua perusahaan besar seperti Nokia dan start-up seperti 8villages ingin lebih banyak konsumen baru dari pedesaan Indonesia, tetapi ini tidak mungkin terjadi dalam semalam,karena jaringan telepon di setiap kabupaten belum merata,,dan pedesaan belum mendapat prioritas dari perusahaan provider tertentu maupun dari pemerintah
.



Wah ini mesti di tiru para petani kita yang lain ya..jangan cuma mengunakan jejaring sosial hanya untuk membuang waktu percuma dan tak menghasilkan dan yang jelas merugikan baik waktu maupun materi. sumber bbcnews

8 komentar:

  1. menarik banget para petani bisa saling terhubung

    BalasHapus
  2. info yang menarik nih kang bro...
    terima kasih sudah mampir di ngiknguks.net salam...

    BalasHapus
  3. Perkembangan teknologi memang kadang memberi dampak buruk bagi manusia, tapi itu hanya 1% dibanding manfaatnya...

    BalasHapus
  4. kalo boleh tau angka 1% dari mana gan?coba agan maen ke warnet...apa yang agan liat disitu,,menurut ane sungguh memprihatinkan. thkns 4 coment

    BalasHapus
  5. Sebuah upaya yg sangat posistif. Terus lah berjejaring dan berkembang. http://kontraberita.blogspot.com/

    BalasHapus